Selasa, 23 Februari 2016

KKN POSDAYA di Desa Istimewa Pabuaran

Tidak terasa 35 hari sudah, kami mengabdikan diri terjun langsung ke desa, membaur bersama masyarakat membangun desa menuju desa yang mandiri.
KKN atau jelasnya Kuliah Kerja Nyata, yang pada periode kali ini aku ditempatkan di Desa Pabuaran, kecamatan Bantarbolang kabupaten Pemalang.
awalnya hati tak menerima kenyataan bahwa aku harus KKN disana, karena berbulan-bulan sebelumnya aku sudah mempersiapkan diri dan tim untuk melaksanakan KKN di wilayah timur Indonesia, tapi takdir berkata lain. timku dibubarkan, dan aku dipasangkan dengan tim lain yang benar-benar aku tak kenal mereka dan bahkan mungkin aku tak pernah bertemu dengan mereka selama di kampus. akhirnya KKN Posdaya di Desa Pabuaran ku jalani meskipun diawali dengan berat hati tetapi aku masih meyakini:
"sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, apa yang menurutmu baik untukmu belum tentu baik menurut Allah dan apa yang menurut Allah baik untukmu sudah pasti itu baik untukmu"
keyakinan tersebutlah yang akhirnya mengantarkan aku ke dalam sesuatu hal yang sangat istimewa.


Desa Pabuaran adalah salah satu desa di kecamatan Bantarbolang kabupaten Pemalang. Perlu kita ketahui menurut informasi yang ku dapat bahwa Kabupaten Pemalang adalah Kabupaten termiskin ke-2 di Provinsi Jawa Tengah. awal pertama kali datang ke Desa Pabuaran, waduh sangat miris sekali rasanya, desanya jauh, untuk mencapai Desa Pabuaran kita harus masuk ke hutan terlebih dahulu kemudian masuk ke Desa Bantarbolang, dari desa Bantarbolang kita masuk ke sebuah jalan bebatuan yang harus ditempuh sepanjang 8 km. Mungkin kebanyakan orang akan beranggapan jarak 8 km adalah jarak yang cukup dekat untuk ditempuh dengan kendaraan bermotor, tapi yang jadi permasalahan adalah jalan 8 km itu adalah jalan batu-batu hidup yang kalau kita pernah mendaki Gunung Slamet perjalanan dari pos 9 menuju puncak adalah jalan bebatuan, seperti itu mungkin gambarannya. tak hanya jalan dengan batu-batu hidup, samping kanan kiri adalah hutan yang kemudian setelah melewati jalan tersebut kita harus melewati sungai (kali comal) dengan lebar kurang lebih 40 meter dan arusnya yang cukup kuat apalagi saat hujan, tapi Alhamdulillah saat kami datang ke Desa Pabuaran sudah ada jembatan beton untuk penyebrangan kendaraan karena menurut warga setempat sebelum tahun 2014 akses menuju Desa Paburan hanya bisa melewati jembatan kayu yang lebarnya hanya bisa dilewati oleh satu buah sepeda motor, tapi lebih parah lagi adalah sebelum tahun 1998 akses menuju Desa Pabuaran hanya bisa dilewati dengan perahu rakit. tak hanya sampai disitu setelah memasuki desa tersebut kendala berikutnya adalah sinyal. Disana tak satupun ada operator sinyal yang bisa hinggap di HP kami.
tetapi melihat kodisi yang miris tersebut bukan membuatku kecewa melainkan aku merasa sangat bahagia karena desa tersebut adalah desa yang benar-benar ingin aku datangi.


hari pertama KKN, hari ini hari dimana aku mulai mencoba mendekati teman-teman satu tim, mencoba saling terbuka dan membiasakan diri dengan kebiasaan-kebiasaan mereka, dan teman-teman satu tim ku yang pertama adalah Muhammad Zaky Faishal mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan IESP Internasional angkatan 2012 asal Bogor dan dia merupakan Koordinator mahasiswa desa, yang kedua adalah Wahyu Mawar GaNi, cewek yang awalnya ku pikir adalah seorang cowok karena pertama kali lihat absen aku hanya baca nama depannya adalah Wahyu tapi setelah lihat wujudnya dia cewek beneran dan dia adalah mahasiswi jurusan Agribisnis Pertanian 2012 menjabat sekretaris di tim ini. kemudian yang ketiga adalah Titis Laurenty, cewek asal Bontang Kalimantan Timur ini memiliki sifat keibuan, ia kuliah mengambil jurusan Gizi'12 dan dia menjabat sebagai bendahara. kemudian di Koor. Kelembagaan ada Arief Pramono cowok blasteran Yogyakarta dan Ciamis tapi logatnya khas banget Betawi, karena mungkin lahir dan besar di pinggiran kota jakarta jadi darah jawa dan sundanya tertimpah oleh betawi. lalu di bidang Lingkungan di koordinatori oleh Saras Bintan Amalia, anak Agroteknologi Pertanian'12 dia termasuk kategori anak rajin tapi sayangnya dia gampang encok mirip banget sama emak-emak. berikutnya di bidang kesehatan ada Aulia Rimadhani Nasr gadis asal Pekalongan dan kuliah mengambil jurusan yang sama dengan Titis yakni Ilmu Gizi. lanjut bidang selanjutnya adalah bidang Ekonomi yang di koordinatori oleh Imam Mukhlisin, cowok alim kuliah di Ilmu Teknologi Pangan'12. Alhamdulillah di tim ku ini ada seorang ustadz. dan yang terakhir adalah bidang Pendidikan yang dikoordinatori oleh Hafidz Fahlevi mahasiswa jurusan sastra Inggris'12 berbadan besar dan memiliki tampang boros seperti bapak-bapak padahal secara umur dia paling muda diantara semuanya. dan terakhir banget adalah aku, yang sebenarnya di awal aku tak kebagian bidang apa-apa karena semua bidang sudah ada koordinatornya masing-masing tapi untuk melengkapi struktur organigram secara formal aku dimasukan di bidang pendidikan bersama Hafidz.



pendekatanku terhadap teman-teman dibarengi dengan memulai agenda proker pertama yakni sosialisasi tentang KKN ke PAUD, SD dan SMP, untungnya PAUD, SD dan SMP Pabuaran berada dalam satu lahan yang sama jadi mudah bagi kami untuk mobilisasi. sebenarnya tak banyak yang kami lakukan di hari pertama ini pada paginya hanya datang ke balai desa dan sekolah ..... kisah selanjutnya akan kulanjutkan besok :)