Tidak terasa 35 hari sudah, kami
mengabdikan diri terjun langsung ke desa, membaur bersama masyarakat membangun
desa menuju desa yang mandiri.
KKN atau jelasnya Kuliah Kerja Nyata,
yang pada periode kali ini aku ditempatkan di Desa Pabuaran, kecamatan
Bantarbolang kabupaten Pemalang.
awalnya hati tak menerima kenyataan
bahwa aku harus KKN disana, karena berbulan-bulan sebelumnya aku sudah mempersiapkan
diri dan tim untuk melaksanakan KKN di wilayah timur Indonesia, tapi takdir
berkata lain. timku dibubarkan, dan aku dipasangkan dengan tim lain yang
benar-benar aku tak kenal mereka dan bahkan mungkin aku tak pernah bertemu
dengan mereka selama di kampus. akhirnya KKN Posdaya di Desa Pabuaran ku jalani
meskipun diawali dengan berat hati tetapi aku masih meyakini:
"sesungguhnya Allah Maha
Mengetahui, apa yang menurutmu baik untukmu belum tentu baik menurut Allah dan
apa yang menurut Allah baik untukmu sudah pasti itu baik untukmu"
keyakinan tersebutlah yang akhirnya
mengantarkan aku ke dalam sesuatu hal yang sangat istimewa.
Desa Pabuaran adalah salah satu desa di
kecamatan Bantarbolang kabupaten Pemalang. Perlu kita ketahui menurut informasi
yang ku dapat bahwa Kabupaten Pemalang adalah Kabupaten termiskin ke-2 di
Provinsi Jawa Tengah. awal pertama kali datang ke Desa Pabuaran, waduh sangat
miris sekali rasanya, desanya jauh, untuk mencapai Desa Pabuaran kita harus
masuk ke hutan terlebih dahulu kemudian masuk ke Desa Bantarbolang, dari desa
Bantarbolang kita masuk ke sebuah jalan bebatuan yang harus ditempuh sepanjang
8 km. Mungkin kebanyakan orang akan beranggapan jarak 8 km adalah jarak yang
cukup dekat untuk ditempuh dengan kendaraan bermotor, tapi yang jadi
permasalahan adalah jalan 8 km itu adalah jalan batu-batu hidup yang kalau kita
pernah mendaki Gunung Slamet perjalanan dari pos 9 menuju puncak adalah jalan
bebatuan, seperti itu mungkin gambarannya. tak hanya jalan dengan batu-batu
hidup, samping kanan kiri adalah hutan yang kemudian setelah melewati jalan
tersebut kita harus melewati sungai (kali comal) dengan lebar kurang lebih 40
meter dan arusnya yang cukup kuat apalagi saat hujan, tapi Alhamdulillah saat
kami datang ke Desa Pabuaran sudah ada jembatan beton untuk penyebrangan
kendaraan karena menurut warga setempat sebelum tahun 2014 akses menuju Desa
Paburan hanya bisa melewati jembatan kayu yang lebarnya hanya bisa dilewati
oleh satu buah sepeda motor, tapi lebih parah lagi adalah sebelum tahun 1998
akses menuju Desa Pabuaran hanya bisa dilewati dengan perahu rakit. tak hanya
sampai disitu setelah memasuki desa tersebut kendala berikutnya adalah sinyal.
Disana tak satupun ada operator sinyal yang bisa hinggap di HP kami.
tetapi melihat kodisi yang miris
tersebut bukan membuatku kecewa melainkan aku merasa sangat bahagia karena desa
tersebut adalah desa yang benar-benar ingin aku datangi.
hari pertama KKN, hari ini hari dimana
aku mulai mencoba mendekati teman-teman satu tim, mencoba saling terbuka dan
membiasakan diri dengan kebiasaan-kebiasaan mereka, dan teman-teman satu tim ku
yang pertama adalah Muhammad Zaky Faishal mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Jurusan IESP Internasional angkatan 2012 asal Bogor dan dia merupakan Koordinator
mahasiswa desa, yang kedua adalah Wahyu Mawar
GaNi, cewek yang awalnya ku pikir adalah seorang cowok karena pertama
kali lihat absen aku hanya baca nama depannya adalah Wahyu tapi setelah lihat
wujudnya dia cewek beneran dan dia adalah mahasiswi jurusan Agribisnis
Pertanian 2012 menjabat sekretaris di tim ini. kemudian yang ketiga adalah
Titis Laurenty, cewek asal Bontang Kalimantan Timur ini memiliki sifat keibuan,
ia kuliah mengambil jurusan Gizi'12 dan dia menjabat sebagai bendahara.
kemudian di Koor. Kelembagaan ada Arief Pramono cowok blasteran Yogyakarta dan
Ciamis tapi logatnya khas banget Betawi, karena mungkin lahir dan besar di
pinggiran kota jakarta jadi darah jawa dan sundanya tertimpah oleh betawi. lalu
di bidang Lingkungan di koordinatori oleh Saras Bintan Amalia, anak
Agroteknologi Pertanian'12 dia termasuk kategori anak rajin tapi sayangnya dia
gampang encok mirip banget sama emak-emak. berikutnya di bidang kesehatan ada
Aulia Rimadhani Nasr gadis asal Pekalongan dan kuliah mengambil jurusan yang
sama dengan Titis yakni Ilmu Gizi. lanjut bidang selanjutnya adalah bidang
Ekonomi yang di koordinatori oleh Imam
Mukhlisin, cowok alim kuliah di Ilmu Teknologi Pangan'12. Alhamdulillah
di tim ku ini ada seorang ustadz. dan yang terakhir adalah bidang Pendidikan
yang dikoordinatori oleh Hafidz Fahlevi mahasiswa jurusan sastra Inggris'12
berbadan besar dan memiliki tampang boros seperti bapak-bapak padahal secara
umur dia paling muda diantara semuanya. dan terakhir banget adalah aku, yang
sebenarnya di awal aku tak kebagian bidang apa-apa karena semua bidang sudah
ada koordinatornya masing-masing tapi untuk melengkapi struktur organigram
secara formal aku dimasukan di bidang pendidikan bersama Hafidz.
pendekatanku terhadap teman-teman
dibarengi dengan memulai agenda proker pertama yakni sosialisasi tentang KKN ke
PAUD, SD dan SMP, untungnya PAUD, SD dan SMP Pabuaran berada dalam satu lahan
yang sama jadi mudah bagi kami untuk mobilisasi. sebenarnya tak banyak yang
kami lakukan di hari pertama ini pada paginya hanya datang ke balai desa dan
sekolah ..... kisah selanjutnya akan kulanjutkan besok :)