Kamis, 02 Agustus 2012

Manfaat serta Keuntungan Memakai Jilbab Bagi Muslimah dan Penyakit yang Menimpa Perempuan Tidak Berjilbab


Rasulullah bersabda, "Para wanita yang berpakaian tetapi (pada
hakikatnya) telanjang, lenggak-lengkok, kepala mereka seperti
punuk unta, mereka tidak akan masuk surga dan tiada mencium
semerbak harumnya (HR. Abu Daud)
Rasulullah bersabda, "Tidak diterima sholat wanita dewasa kecuali
yang memakai khimar (jilbab) (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, bn Majah)

Penelitian ilmiah kontemporer telah menemukan bahwasannya
perempuan yang tidak berjilbab atau berpakaian tetapi ketat,
atau transparan maka ia akan mengalami berbagai penyakit
kanker ganas di sekujur anggota tubuhnya yang terbuka, apa
lagi gadis ataupun putri-putri yang mengenakan pakaian ketat-
ketat. Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ilmiah ini dengan mengutip beberapa fakta, diantaranya bahwasanya
kanker ganas milanoma pada usia dini, dan semakin bertambah
dan menyebar sampai di kaki. Dan sebab utama penyakit kanker
ganas ini adalah pakaian ketat yang dikenakan oleh putri-putri di
terik matahari, dalam waktu yang panjang setelah bertahun-
tahun. dan kaos kaki nilon yang mereka kenakan tidak sedikitpun bermanfaat didalam menjaga kaki mereka dari kanker ganas. Dan
sungguh Majalah kedokteran Inggris tersebut telah pun telah
melakukan polling tentang penyakit milanoma ini, dan seolah
keadaan mereka mirip dengan keadaan orang-orang pendurhaka
(orang-orang kafir Arab) yang di da'wahi oleh Rasulullah.
Tentang hal ini Allah berfirman: ﻦﻣ ﺓﺭﺎﺠﺣ ﺎﻨﻴﻠﻋ ﺮﻄﻣﺄﻓ ﻙﺪﻨﻋ ﻦﻣ ﻖﺤﻟﺍ ﻮﻫ ﺍﺬﻫ ﻥﺎﻛ ﻥﺇ ﻢﻬﻠﻟﺍ ﺍﻮﻟﺎﻗ ﺫﺇﻭ
32 :ﻝﺎﻔﻧﻷﺍ) ﻢﻴﻟﺃ ﺏﺍﺬﻌﺑ ﺎﻨﺘﺋﺍ ﻭﺃ ﺀﺎﻤﺴﻟﺍ) Dan ingatlah ketika mereka katakan: Ya Allah andai hal ini (Al-
Qur'an) adalah benar dari sisimu maka hujanilah kami dengan batu
dari langit atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih ( Q.S.
Al-Anfaal:32)

Dan sungguh telah datang azab yang pedih ataupun yang lebih
ringan dari hal itu, yaitu kanker ganas, dimana kanker itu adalah
seganas-ganasnya kanker dari berbagai kanker. Dan penyakit ini
merupakan akibat dari sengatan matahari yang mengandung
ultraviolet dalam waktu yang panjang disekujur pakaian yang
ketat, pakaian pantai (yang biasa dipakai orang-orang kafir ketika di pantai dan berjemur di sana) yang mereka kenakan. Dan
penyakit ini terkadang mengenai seluruh tubuh dan dengan
kadar yang berbeda-beda. Yang muncul pertama kali adalah
seperti bulatan berwarna hitam agak lebar. Dan terkadang berupa
bulatan kecil saja, kebanyakan di daerah kaki atau betis, dan
terkadang di daerah sekitar mata; kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh disertai pertumbuhan di daerah-daerah yang biasa
terlihat, pertautan limpa (daerah di atas paha), dan menyerang
darah, dan menetap di hati serta merusaknya.
Terkadang juga menetap di sekujur tubuh, diantaranya: tulang,
dan bagian dalam dada dan perut karena adanya dua ginjal,
sampai menyebabkan air kencing berwarna hitam karena rusaknya ginjal akibat serangan penyakit kanker ganas ini. Dan
terkadang juga menyerang janin di dalam rahim ibu yang sedang
mengandung. Orang yang menderita kanker ganas ini tidak akan
hidup lama, sebagaimana obat luka sebagai kesempatan untuk
sembuh untuk semua jenis kanker (selain kanker ganas ini),
dimana obat-obatan ini belum bisa mengobati kanker ganas ini.

Dari sini, kita mengetahui hikmah yang agung anatomi tubuh
manusia di dalam perspektif Islam tentang perempuan-
perempuan yang melanggar batas-batas syari'at. yaitu bahwa
model pakaian perempuan yang benar adalah yang menutupi
seluruh tubuhnya, tidak ketat, tidak transparan, kecuali wajah
dan telapak tangan. Dan sungguh semakin jelaslah bahwa pakaian yang sederhana dan sopan adalah upaya preventif yang paling
bagus agar tidak terkena "adzab dunia" seperti penyakit tersebut
di atas, apalagi adzab akhirat yang jauh lebih dahsyat dan pedih.
Kemudian, apakah setelah adanya kesaksian dari ilmu
pengetahuan kontemporer ini -padahal sudah ada penegasan
hukum syari'at yang bijak sejak 14 abad silam- kita akan tetap tidak berpakaian yang baik (jilbab), bahkan malah tetap
bertabarruj???